Sunday, 13 September 2015

Arti sebuah nama

Baru² ini beberapa tokoh agama mengomentari orang yg bernama "tuhan",

karena amat janggal & di anggap tidak seharusnya mempunyai nama itu.

Tak lama kemudian ada lagi orang yg ternyata bernama "saiton".

Dalam salah satu media elektronik ada berita yg mengatakan bahwa saiton ingin ketemu tuhan.

Masalah nama memang sering menjadi misteri,
apakah nama mempengaruhi kehidupan seseorang atau tidak?

Shakespeare dalam karya monumentalnya Romeo and Juliet mengatakan,
"What's in a name?",

bukankah bunga mawar akan tetap wangi seandainya kita sebutkan dgn nama lain.

Tapi dalam kenyataannya,

sebuah katabelece atau rekomendasi dari nama² orang penting yg punya kekuasaan atau kedudukan,

jelas mempunyai arti untuk memuluskan langkah orang.

Orang tua pada waktu memberi nama kepada anaknya pasti di sertai harapan bahwa anaknya akan tumbuh & hidup sesuai dgn nama yg di sandangnya.

TUHAN memberikan nama baru kepada Abraham dgn sebuah janji & harapan bahwa Abraham ditetapkan menjadi Bapa sejumlah besar bangsa.

“Karena itu namamu bukan lagi Abram, melainkan Abraham, karena engkau telah KU tetapkan menjadi bapa sejumlah besar bangsa.”
(Kejadian 17:5)

Di antara nama² yg pernah ada di dunia ini, ada SATU NAMA yg PUNYA KUASA BESAR,

Lebih BESAR dari apapun yg ada di muka bumi ini, YESUS KRISTUS.

Dalam nama-NYA,

TAK ADA YG MUSTAHIL,

Dalam nama-NYA ADA Kepastian KESELAMATAN.

Ketika kita menerima YESUS,

ada nama atau julukan baru yg melekat kepada kita,

seperti yg di tuliskan dalam kitab Kisah para rasul,
“Di Antiokhialah murid-murid itu untuk pertama kalinya disebut Kristen.”
(Kisah Para Rasul 11:26b)

yg berarti pengikut KRISTUS.

Saat ini mari kita Renungkan,
apakah hidup kita sudah sesuai dgn nama / julukan yg kita sandang atau justru kita mempermalukan nama YESUS ?

“Jika kamu meminta sesuatu kepada-KU dalam nama-KU, AKU akan melakukannya.”
(Yohanes 14:14)

Goϑ ϐlešš Yoυ

No comments:

Post a Comment