Miliki Kesiapan karena Peluang Ada di Mana-mana
Berangkat dari berita di kompas.com, yang berjudul "3 Nenek Terpilih Jadi Model untuk Koleksi Busana Papan Atas", salah satu pelajaran positif yang bisa kita tarik adalah peluang bisa muncul kapan saja, bahkan ketika diri Anda seolah-olah sudah tidak memiliki peluang. Terlepas dari kampanye promosi unik yang dilakukan oleh Dolce & Gabbana sebagaibrand mode asal Italia yang sudah mendunia, mari kita lihat dari perspektif yang sedikit berbeda agar kita dapat belajar untuk lebih bijaksana.
Ketiga nenek asal Spanyol itu, kini menjadi perbincangan hangat di berbagai media setelah terpilih sebagai model untuk koleksi busana Dolce & Gabbana. Apa yang menyebabkan ketiga nenek tersebut terpilih? Mungkin ada kriteria tertentu yang harus dipenuhi, dan ketiga nenek tersebut berhasil memenuhinya.
Siapa yang menyangka bahwa peluang untuk menjadi model bisa hadir bagi seorang nenek? Semua mungkin menganggap itu mustahil. Tetapi setelah melihat berita tersebut, kita disadarkan untuk terus "berjaga-jaga" dalam menyambut setiap peluang, tidak peduli jika situasi dan kondisi tidak mendukung. Berjaga-jaga berarti memiliki kesiapan.
Ada kutipan terkenal yang berbunyi: “untuk mencapai kesuksesan hanya 2 yang dibutuhkan, yaitu peluang dan kesiapan”. Kesiapan dapat dilakukan dengan 3 tahap, yaitu:
1. Tujuan
Berbicara mengenai kesiapan, pertama-tama pastikan bahwa kita mengetahui apa yang ingin kita tuju. Sebagai ilustrasi, misalkan kita ingin pergi berenang, kita menentukan tujuan kita terlebih dahulu, lalu setelah itu kita mempersiapkan pakaian untuk berenang. Jika Anda belum memiliki tujuan, berarti Anda belum memiliki kesiapan.
2. Usaha (effort)
Tujuan saja tidak cukup jika Anda belum memiliki tindakan yang nyata dalam mendekatkan diri dengan tujuan tersebut. Misalkan Anda memiliki tujuan untuk menjadi wirausaha sukses, maka usaha yang bisa Anda lakukan seperti membaca buku, mengikuti seminar, ataupun belajar dari orang yang sudah berpengalaman. Tujuan bersifat angan-angan, sedangkan usaha bersifat konkret. Jika hal ini sudah dilakukan, maka tinggal selangkah lagi bagi Anda untuk dibilang ‘siap’.
3. Kegigihan
Kegigihan berbicara mengenai seberapa lama Anda melakukan usaha dalam mencapai tujuan tersebut. Hal ini umumnya menjadi terlupakan bagi seseorang sehingga akhirnya ia tidak memiliki kesiapan. Bukan bermaksud untuk menyinggung, tetapi mungkin saja Anda salah satunya. Anda sudah memiliki tujuan dan Anda sudah melakukan usaha untuk menuju ke sana, tapi itu tidak bertahan lama. Anda berhenti melakukan usaha tersebut karena berbagai macam alasan, dan ketika peluang muncul ternyata Anda tidak siap sehingga peluang tersebut lalu daripada Anda.
Sudah sampai tahap berapakah Anda dikatakan siap?
No comments:
Post a Comment